Written by Azis K. (Gibbon project coordinator) and Cara Wilcox (BNF’s primate scientist)
One day, when I was traveling with my family in our area of the forest, my dad was eating and my mum and I were searching for food up ahead. I saw something that I had never seen before; with two legs, two arms, a big hairy head and he was standing on the ground. I was curious, so I went closer and tried to investigate.

I asked mum “Who was that, what was he doing here?” mum explained “that’s a human being, they come here to take trees from our forest; before that was very common here, but now it’s not. Mum and dad will always chase them away, but don’t wee on top of human beings, it’s very impolite. It’s better to chase them from the trees”, I replied “OK mum”. I was happy to help my mum and dad on that day, to take care of our home in the forest. Definitely, humans that want to cut the trees in our forest are not good friends for me, if I meet them again I won’t wee on their head, but I will help mum and dad to chase them away from our home in the forest. Hopefully I won’t meet humans that want to cut our trees in the forest again in the future.
To Be Continued…

Saya bingung karena melihat dia sedang menebang dan menghancurkan hutan, di belakang dia ada berberapa pohon makan kami yang sudah dia tebang; kalau dia terus menebang pohon, tidak akan ada makanan lagi untuk kami! Saya jadi marah, dan coba usir dia. Saya goyangkan pohon, patahkan cabang, dan terus mencoba mendekati dia. Dia hanya melihat saya, dan terus menebang pohon. Jadi saya marah sekali, karena ini rumah kami! Saya mencoba naik ke atas, dan melihat dia di bawah, kemudia saya berpikir ‘Apa yang bisa saya lakukan untuk mengusir dia?’ Jadi saya mengencingi kepala dia, berusaha untuk mengusir dia! Dia berhenti sebentar dan terlihat bingung, tapi mulai menebang pohon kami lagi. Saya bingung harus melakukan apa lagi untuk mengusir dia, jadi saya memanggil ibu dan ayah saya untuk membantu. Mereka datang ke tempat itu dan kami langsung mengusir dia. Ayah saya yang berusaha paling kuat dan bekerja keras untuk mengusir dia. Kami berhasil membuat dia berlari menjauhi hutan kami, dan kami menunggu untuk memastikan dia tidak kemb
Saya bertanya kepada ibu ‘Siapa itu, dia mau lakukan apa di sini?’ Dan ibu menjelaskan bahwa ‘Dia orang (manusia), yang mau mengambil pohon dari rumah kita, dulu sering ada orang seperti ini, tapi sekarang sudah jarang. Ayah dan ibu selalu mengusir mereka, tapi jangan mengencingi kepala orang, itu sangat tidak sopan, lebih baik mengusir dengan pohon saja.’ Saya bilang ‘Ok ibu’. Saya senang bisa membantu ayah dan ibu menjaga rumah kami di hutan hari itu, pasti orang yang mau menebang pohon tidak bagus untuk menjadi teman saya, kalau saya bertemu orang yang mau menebang pohon lagi, saya tidak akan mengencingi kepalanya, tapi saya akan membantu ibu dan ayah untuk mengusir dia pergi dari rumah kami. Mudah-mudahan saya tidak akan bertemu orang yang mau menebang pohon lagi di masa depan.
Bersambung…








